Dashboard Kesiapan Akreditasi Jurnal Ilmiah 2026

Evaluasi mandiri berbasis URL bukti
Versi Acuan 2026

Evaluasi kesiapan sebelum pengajuan melalui Akreditasi Jurnal Nasional

Setiap butir memakai URL bukti. Skor subunsur hanya dihitung bila indikator dipilih dan URL bukti berformat valid tersedia.

Keputusan Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Nomor 374/DST/D.D1/HM.01.01/2026

Ringkasan Kesiapan

Perhitungan berubah otomatis saat status, skor, atau URL diperbarui.

Belum lengkap
0dari 100

Peringkat simulasi belum tersedia

Lengkapi kriteria minimum terlebih dahulu.
Tata kelola: Unsur A-E
0 / 46
Bobot resmi tata kelola
Mutu artikel: Unsur F-G
0 / 54
Bobot resmi mutu artikel
Kriteria minimum
0 / 17
15 Pemeriksaan Awal + 2 Pemeriksaan Kelayakan
URL bukti valid
0
URL unik yang tersimpan pada evaluasi

Target Peringkat

Prinsip Dashboard

Nilai tinggi tidak menghapus kegagalan kriteria minimum. URL hanya divalidasi formatnya; dashboard tidak dapat memastikan isi halaman karena pembatasan akses dan keamanan antarwebsite.

Identitas Jurnal

Bagian administratif untuk menyimpan konteks evaluasi.

Kriteria Minimum

Mengikuti Tabel 1 pada Petunjuk Teknis 2026.

Belum lengkap
Status “Memenuhi” baru dihitung lengkap jika URL bukti valid tersedia. Untuk pemeriksaan kredensial, masukkan URL halaman login atau halaman pengelolaan yang relevan. Jangan pernah menaruh kata sandi pada URL.
Pemeriksaan Awal15 butir
Pemeriksaan Kelayakan2 butir

Penilaian 100 Poin

Tujuh unsur penilaian: 46 poin tata kelola dan 54 poin mutu artikel.

0 / 30 dinilai
Skor tidak dihitung bila URL bukti belum valid. Subunsur C.4 dan G.1 dihitung otomatis dari URL pada audit rinci.

16 Klausul Transparansi Laman Jurnal

Setiap klausul dianggap terpenuhi jika URL bukti valid dimasukkan.

0 / 16

Skor C.4 otomatis: 100% = 3; 75% hingga kurang dari 100% = 2; 50% hingga kurang dari 75% = 1; kurang dari 50% = 0.

9 Kelengkapan Artikel Terbit

Kelengkapan berkas artikel versi terbit dan deklarasi wajib.

0 / 9

Skor G.1 otomatis: 8-9 elemen = 3; 6-7 = 2; 4-5 = 1; 0-3 = 0,5.

Disinsentif

Disinsentif diterapkan bila kondisi pada Petunjuk Teknis terbukti.

H.1 - Pelanggaran Integritas Akademik

H.2 - Persetujuan Etik

Tidak ada disinsentif yang dipilih.

Prioritas Perbaikan

Urutan otomatis dari penghambat pengajuan hingga kehilangan poin terbesar.

Sumber Resmi

Dashboard tidak memakai pedoman akreditasi 2021 untuk perhitungan.

Keputusan Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Nomor 374/DST/D.D1/HM.01.01/2026

Rujukan normatif utama. Ditetapkan 6 Agustus 2026. Surat penyampaian bernomor 922/DST/D.D1/HM.01.01/2026 tanggal 10 Agustus 2026.

Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 9 Tahun 2026 tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah

Menjadi dasar regulasi yang dirujuk oleh Keputusan Direktur Jenderal 2026.

Panduan Pendaftaran Aplikasi International Standard Serial Number 2.0

Dipakai untuk memahami administrasi International Standard Serial Number. Bukan sumber skor akreditasi 100 poin.

Panduan Editorial Pengelolaan Jurnal Ilmiah 2020

Hanya sebagai rujukan praktik editorial yang tidak bertentangan dengan aturan 2026. Angka dan peringkat akreditasi lama tidak digunakan.

Verifikasi terakhir dashboard: 16 Agustus 2026. Sebelum digunakan untuk pengajuan resmi, periksa kembali pengumuman pada laman Akreditasi Jurnal Nasional untuk memastikan tidak ada petunjuk teknis yang lebih baru.

Istilah

IstilahKeterangan
Akreditasi Jurnal NasionalSistem pengajuan dan proses akreditasi jurnal ilmiah nasional.
International Standard Serial NumberNomor seri standar internasional untuk terbitan berkala.
Digital Object IdentifierPengenal objek digital yang harus aktif pada setiap artikel menurut kriteria minimum 2026.
Committee on Publication EthicsRujukan prinsip etika dan transparansi publikasi yang disebut dalam Petunjuk Teknis.
Kecerdasan ArtifisialPenggunaan kecerdasan artifisial wajib diatur melalui kebijakan jurnal sesuai Petunjuk Teknis.
Portable Document FormatSalah satu format minimum berkas artikel versi terbit.